|
Minggu, 27 Januari 2008 |
|
Mantan Presiden Soeharto, Minggu (27/1) meninggal dunia di RS Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta pukul 13.10 WIB. Penguasa Orde Baru itu menghadap Sang Khalik dalam usia 86 tahun. Soeharto meninggal setelah menjalani perawatan di RSPP selama 23 hari. Selama menjalani perawatan, kondisi jenderal berbintang lima ini memang labil. Berbagai peralatan kedokteran digunakan Tim Dokter Kepresidenan untuk Soeharto. Soeharto lahir di Desa Kemusuk, Argomulyo Yogyakarta, 8 Juni 1921. Ia merupakan presiden kedua Indonesia menggantikan Ir Soekarno. Soeharto mulai menjadi orang nomor satu di Indonesia setelah keluarnya Surat Perintah 11 Maret tahun 1967 yang kontroversial. Berdasarkan Supersemar tersebut, Soeharto kemudian mengambilalih pimpinan negara dan diangkat menjadi presiden Indonesia oleh MPRS tahun 1968. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Rabu, 16 Januari 2008 |
|
Kondisi mantan Presiden Soeharto sampai pukul 22.32 WIB malam ini masih dalam keadaan stabil. "Masih sama seperti yang tadi siang," kata anggota Tim Dokter Kepresidenan Cristian A. Johannes kepada wartawan malam ini (15/1). Infeksi yang terjadi di paru-paru kiri Soeharto yang beberapa hari lalu terjadi, menurut Cristian sudah menunjukkan perbaikan.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Pernafasan Spontan Pak Harto Capai 30% |
|
|
|
|
Selasa, 15 Januari 2008 |
|
Kondisi umum kesehatan Soeharto masih dalam fase kritis namun relatif stabil. Membaiknya fungsi respirasi Presiden Kedua RI tersebut akan ditindaklanjuti upaya 'penyapihan' oleh Tim Dokter Kepresidenan. ''Kondisi Pak Harto saat ini stabil walaupun masih kritis. Tapi kita senang karena sudah ada sedikit kemajuan,'' kata Anggota Tim Dokter Kepresidenan dr Christian A Yohannes ketika dihubungi Media Indonesia, jelang Senin tengah malam (14/1).
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Tim Dokter Terus Berupaya Memulihkan Kesehatan Soeharto |
|
|
|
|
Minggu, 13 Januari 2008 |
|
Liputan6.com, Jakarta: Kondisi kesehatan mantan Presiden Soeharto perlahan-lahan membaik, tapi tetap kritis. Kadar hemoglobinnya terus turun akibat adanya peradangan lambung. Tim dokter juga masih melakukan transfusi darah terhadap Pak Harto. Sabtu (12/1) siang, tim dokter pun memberi obat antibiotik ke Soeharto buat mencegah peradangan ringan paru-paru. Adapun sekitar pukul 05.00 WIB tadi, Soeharto sempat memberi respons dengan menganggukkan kepala setelah mendengar pertanyaan dokter. Demikian diungkapkan Ketua Tim Dokter Kepresidenan dokter Mardjo Soebiandono kepada para wartawan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan [baca: Pak Harto Masih Kritis] |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Jumat, 11 Januari 2008 |
|
Mantan Presiden Soeharto, Jumat (11/1) dikabarkan dalam kondisi kritis. Mantan orang nomor satu ini dilaporkan mengalami sesak nafas dan mengalami kegawatan. Bahkan, dilaporkan seluruh anak penguasa Orde Baru ini telah berkumpul di RS Pusat Pertamina, Jakarta tempat Soeharto dirawat. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
| | << Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 9 dari 18 |
|
|
Iklan Baris
|